Lowongan Palsu Maxgain

Juli 24, 2009

Nasabah Menggugat Maxgain Internasional

Filed under: maxgain — ryosaeba @ 10:33 am

sumber: Kontan

Jumat, 24 Juli 2009 | 09:09

JAKARTA. Seorang investor bursa berjangka kembali beseteru dengan pialangnya. Benny Iskandar, seorang anggota polisi yang tidak rela kehilangan duit US$ 50.000 atau sekitar Rp 500 juta memutuskan menggugat PT Maxgain Internasional Futures.

Benny merasa tertipu oleh Maxgain. Ia menuding perusahaan ini tidak bisa mempertanggungjawabkan uang yang telah ia investasikan sejak tahun lalu. Benny pun melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pekan lalu.

Kisruh ini bermula ketika pada 11 April 2008, General Sales Manager PT Maxgain Agus Susanto menawarkan peluang investasi di Maxgain kepada Benny. “Keuntungan minimal bisa US$ 500 per hari,” ujar kuasa hukum Benny, Hartanta Sembiring menirukan ucapan Agus.

Benny tergiur. Ia pun meneken sejumlah perjanjian kontrak pada 15 April 2008. Dokumen yang ia teken mencakup pemberitahuan risiko, formulir standar kontrak, perjanjian pemberian amanat, serta lampiran perjanjian peraturan dan ketentuan perdagangan.

Anehnya, saat Benny meneken perjanjian, pihak yang mewakili Maxgain belum meneken perjanjian. “Kami hanya dijanjikan Presiden Direktur Maxgain Hendra Saputra dan Komisaris Maxgain Tjin Kian Tjin akan menandatangani belakangan,” ujar Hartanta.

Belakangan, semua dokumen itu ternyata diteken oleh para pialang Maxgain dan seorang General Manager Maxgain, yakni Drajat Dwiyono.

Selanjutnya, Bennny mentransfer US$ 50.000 ke rekening Maxgain. Agus kembali menyodorkan surat perjanjian. Isinya surat pernyataan kuasa serta berita acara penyerahan kata sandi dan kuasa transaksi.

Benny bersedia meneken surat setelah ada jaminan dari Agus bahwa transaksi baru bisa terlaksana jika ada izin darinya.

Tapi, meski tanpa izin Benny dan tanda tangan petinggi Maxgain, transaksi telah berjalan. Meski akhirnya Hendra Saputra dan Tjin Kian Tjin meneken perjanjian tanggal 23 April 2008, Hartanta menilai, perjanjian ini tetap tidak sah. Apalagi uang setoran sudah tidak bisa diambil.

Hartanta menilai bahwa Maxgain telah melanggar aturan Perdagangan Berjangka Komoditi Umum pasal 52. Menurut aturan itu, para pialang atau pegawai tidak boleh menjadi kuasa nasabah. Benny pun menuntut Maxgain mengembalikan duitnya.

Namun, Presiden Direktur Maxgain Hendra Saputra bilang, semua yang dilakukan Maxgain sudah sesuai dengan aturan Bappebti. “Dalam perjanjian, kami sudah jelaskan juga soal ini,” katanya.

Hendra juga menampik tudingan bahwa Maxgain menggunakan uang nasabah tanpa izin, “Sudah ada amanat sesuai perjanjian,” dalihnya.

Diade Riva Nugrahani KONTAN

1 Komentar »

  1. Saya scr khusus tlh terjun langsung dlm program intern kegiatan maxgain, Bila berkeinginan utk menggugat maxgain silahkan anda gugat dr legalitas produk investasi y sdh saudara gunakan, krn itu adlh salah satu kunci lemah mrk. Sebab Pastinya produk mrk tersebutlah yg tdk legal, akan tetapi perusahaan dan izin2 lainnya legal. Lbh jelasnya bisa hub sy di 081384298303, krn sy dpt menjamin bila dng fokus perkara produk pihak maxgain akan mampu terjerat unsur pidana murni. Thx

    Komentar oleh Novrizal Philliang, SH — September 8, 2009 @ 2:21 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: